TALIABU, TINTAMALUT—Kepala Dinas Pendidikan Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara, Damruddin Rahman mengatakan bahwa pembentukan sejumlah tim kelompok kerja yang diantaranya, tim BOS, tim sarpas, tim dapodik, tim PP, tim tunjangan, tim MBG, termasuk tim revitalisasi.
Masing-masing tim kerja tersebut memiliki tugas khusus di bidangnya. Hal ini merupakan kebijakan dinas pendidikan tahun 2026.
“Dalam rangka pembenahan internal. Karena memang berangkat dari permasalahan hari ini maka solusinya adalah bekerja tim.”
Berdasarkan Permendikdasmen, Per Januari 2026, Dinas Pendidikan Pulau Taliabu bakal mereview aplikasi rencana kegiatan sekolah (Arkas) melalui Biaya Operasi Sekolah (BOS) 2026, Sehingga pihak dinas memiliki kewenangan untuk mengklarifikasi sejumlah kegiatan sekolah yang dianggarkan oleh satuan pendidikan.
“Mendukung visi-misi Bupati, mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata. Maka semua satuan pendidikan ada kegiatan yaitu kapasitas dan kompetensi guru,” jelasnya.
Diketahui, Dinas Pendidikan Pulau Taliabu komitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Hal itu berangkat dari sejumlah temuan dalam agenda road show pada beberapa waktu lalu.
Pihak dinas menemukan banyak permasalahan disekolah-sekolah untuk di benahi dengan maksimal. Terutama yaitu sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil. Dinas Pendidikan juga memastikan penggunaan BOS secara proporsional. (**)







