Dinas Pendidikan Pulau Taliabu Akan Lakukan Pembinaan Karakter Pada Siswa SMPN 1 Taliabu Barat

TALIABU, TINTAMALUT—Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu memberikan respons cepat dan bijak terkait beredarnya video maupun informasi mengenai sejumlah siswa yang naik ke atas meja saat jam kosong di SMPN 1 Taliabu Barat Dinas Pendidikan menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi momentum evaluasi bersama dan memastikan pembinaan terhadap satuan pendidikan terus berjalan secara intensif.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar menyatakan bahwa dinamika perilaku anak-anak di sekolah, terutama saat jeda jam pelajaran atau jam kosong, merupakan bagian dari tantangan dinamika psikologis remaja yang memerlukan bimbingan, bukan sekadar penghakiman sosial.

“Kami tidak menutup mata terhadap situasi ini. Namun, yang paling penting adalah bagaimana kita memberikan edukasi yang tepat. Dinas Pendidikan memastikan tetap melakukan pembinaan secara berkala dan berkelanjutan kepada seluruh satuan pendidikan, termasuk di SMPN 1 Taliabu Barat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Pihak Dinas menjelaskan bahwa langkah edukatif telah diambil dengan berkoordinasi langsung bersama kepala sekolah dan dewan guru setempat di ruang guru SMP Negeri 1 Taliabu Barat.

Pembinaan difokuskan pada penguatan pengawasan ruang kelas, optimalisasi peran guru piket saat jam pergantian pelajaran, penggunaan handphone secara bijak, serta pendekatan literasi karakter (parenting dan bimbingan konseling) kepada para siswa yang terlibat.

Dinas Pendidikan juga mengimbau masyarakat dan netizen di media sosial agar tetap bijak dalam menanggapi isu ini. Penyebaran konten digital yang melibatkan anak usia sekolah di bawah umur diharapkan tidak disertai dengan narasi yang menyudutkan masa depan mereka.

“Anak-anak kita adalah aset masa depan yang sedang dalam proses belajar. Tugas sekolah, dinas, dan masyarakat adalah menuntun mereka kembali ke etika yang baik ketika mereka keliru, bukan justru memberikan stigma negatif yang dapat menjatuhkan mental mereka,” tambahnya.

Melalui klarifikasi dan narasi edukatif ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Pulau Taliabu berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu tata kelola sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan disiplin, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali demi melahirkan generasi Taliabu yang cerdas dan berkarakter mulia.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *